Bi belakang Monumen Serangan Umum 1 Maret terdapat sebuah benteng kuno yang bernama Benteng Vredeburg. Benteng ini sengaja didirikan oleh penjajah Belanda untuk mengamankan pemerintahannya dengan seorang Gubernur Hindia Belanda yang bertempat tinggal di Gedung Gubernuran (Gedung Agung sekarang). Dalam benteng ini sebuah meriam dipasang, diarahkan ke Kraton Yogyakarta, untuk berjaga jaga, siapa tahu kasultanan yang mempunyai prajurit sendiri itu sewaktu waktu memberikan perlawanan, memberontak terhadap Belanda, memang ditahun 1949 kekawatiran demikian benar terjadi, karena dalam kraton Yogyakarta berkumpul para gerilyawan kita, namun meriam itu tidak berbicara apa apa. Benteng ini merupakan salah satu bukti sejarah masa lampau. Oleh karena itu kini dipelihara dengan baik sebagai bangunan bersejarah. Namun karena bangunannya berujud rumah yang cukup besar, maka setelah dipugar dijadikan museum yang berisikan diorama perjuangan bangsa Indonesia.
MALIOBORO adalah pusat pertokoan pertama dan utama di Jogja hingga saat ini. Sejak awal keberadaannya pada akhir abad 19, Malioboro tidak pernah surut perkembangannya. Seburuk-buruknya kondisi ekonomi di dalam negeri, tidak pernah membuat perdagangan di Malioboro menjadi surut. Kebangkrutan yang dialami oleh para pedagangnya lebih disebabkan oleh kekalahan dalam bersaing dengan para pendatang baru yang kreatif dan agresif.
Tahun 1992 dibuka pusat belanja MALIOBORO MALL di tengah-tengah Malioboro. Meskipun mengundang pro dan kontra pada awalnya, mall pertama di Jogja itu kini menjadi salah satu tempat belanja favorit di Malioboro. Beberapa tahun kemudian sebuah toko besar yang sudah cukup lama terkenal di Malioboro, Toko Ramai, mengembangkan diri menjadi RAMAI MALL.
Malioboro saat ini bukan lagi sekedar pusat pertokoan tetapi juga menjadi pusat kaki lima paling mahal di Jogja. Sewa kapling kaki lima yang rata-rata hanya seluas satu meter persegi sudah mencapai lebih dari 20 juta rupiah per tahun.
Soal apa saja yang diperdagangkan, sulit menyebutkan berapa ribu jenis produk dijual di Malioboro. Sama sulitnya dengan menyebutkan apa yang tidak dijual di tempat ini.
Kotagede merupakan sebuah kecamatan yang letaknya kurang lebih 5 Kilometer sebelah tenggara dari pusat Kota Yogyakarta. Kotagede terkenal karena kerajinan peraknya. Aneka perhiasan seperti cincin, gelang, kalung, aksesoris yang terbuat dari bahan perak bisa didapatkan disini. Selain berbelanja perak, anda juga dapat menikmati jajanan khas kotagede seperti Yangko, Kipo, dll yang dapat dijadikan sebagai oleh-oleh. Di Kotagede juga terdapat tempat peristirahatan terakhir raja-raja kerjaan Mataram.
Monumen Yogya Kembali didirikan untuk mengenang berfungsinya kembali Yogyakarta sebagai Ibukota Republik Indonesia, 6 Juli 1949. Bangunan setinggi 31 meter ini melambangkan pegunungan surgawi yang terletak di garis lurus khayal antara keraton di sebelah Selatan dan Gunung Merapi di sebelah Utara.
Monumen ini memiliki tiga lantai. Lantai pertama terdiri atas sebuah museum, sebuah perpustakaan, sebuah auditorium, dan kafetaria. Lantai dua terdiri atas 10 diorama yang menggambarkan perjuangan rakyat Yogyakarta untuk merebut kembali ibukotanya dari penjajah Belanda yang menguasai Yogyakarta sejak Desember 1948 hingga Juli 1949.
Di bagian atas gedung, tergambar 40 relief yang menceritakan sejarah perjuangan Bangsa Indonesia untuk meraih kemerdekaannya mulai dari peristiwa proklamasi 17 Agustus 1945 hingga pengakuan Internasional atas status Indonesia pada 27 Desember 1949.
Sesuai dengan namanya, museum ini mengoleksi lukisan karya Almarhum Affandi salah satu pelukis Yogyakarta yang telah mendunia. Terletak di tepi sungai Gajah Wong tepatnya di Jl. Adi Sucipto 167, telp. (0274) 562593, museum dibuka setiap hari pukul 09.00-13.00 WIB.
Museum Dirgantara merupakan museum sebagai tempat mengabadikan sisa kekuatan Angkatan Udara Indonesia. Terdapat berbagai jenis pesawat terbang dan senjata yang digunakan TNI AU dalam perjuangan. Lokasi Museum Dirgantara berada di komplek Lanud Adi Sucipto 7 km arah timur kota Yogya, buka setiap hari Minggu s/d Kamis pukul 08.00-13.00 WIB dan pukul 08.00-12.00 pada hari Jumat.
Tamansari adalah taman kerajaan atau pesanggrahan Sultan Yogya dan keluarganya. Letak Tamansari hanya sekitar setengah kilometer sebelah Selatan dari Kraton Yogyakarta. Tamansari bukan sekedar taman kerajaan. Bangunan ini merupakan sebuah kompleks yang di dalamnya terdapat kolam pemandian, kanal air dan ruangan ruangan khusus, serta kolam besar. Arsitekturnya yang berasal dari Portugis membuat seni arsitektur Eropa dapat dirasakan, disamping makna-makna simbolik Jawa yang tetap dipertahankan. Namun jika kita amati makna unsur bangunan Jawa lebih dominan di sini. Tamansari dibangun pada masa Sultan Hamengkubuwono I atau sekitar abad XVII Masehi.
11/03/2009 14:21 Perkembangan perkotaan di Indonesia sarat masalah. Di sini terjadi tarik-ulur antara kepentingan swasta, pemerintah, maupun masyarakat dalam membangun arsitektur kota. Inilah menjadi perhatian mahasiswa Jurusan Perencanaan Kota Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam pameran di Bentara Budaya.
14/11/2008 13:46 UGM menderita kerugian sedikitnya 12 milyar akibat bencana angin puting beliung yang melanda kampus UGM Jumat sore kemarin. Kerugian tersebut berasal dari robohnya beberapa tower jaringan internet dan pemancar radio, kerusakan beberapa kendaraan, komputer, dan kerusakan ...[more]
30/06/2008 14:01 Sebagai upaya untuk memastikan tercapainya jaminan mutu dalam pelaksanaan KKN-PPM UGM, maka pada saat ini Pelaksanaan KKN-PPM UGM telah mendapatkan akreditasi ISO 9001:2000 oleh Worldwide Quality Assurance (WQA) yang merupakan lembaga akreditasi independent di bawah lisensi ...[more]
02/06/2008 14:38 Sebanyak 256 Tim Putra dan 32 Tim Putri Komunitas Futsal dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia akan mengikuti FUTSAL 24 HOURS di UGM. Selain berkompetisi untuk turnamen futsal sendiri, mereka secara bersama akan melakukan kirab/ parade, ...[more]
26/05/2008 13:33 Kompas Gramedia Fair (KGF) kembali diadakan di Jogja pada tanggal 28 Mei sampai 1 Juni 2008 di Jogja Expo Center (JEC), Jalan Raya Janti Yogyakarta. KGF Kali ini akan mengusung tema "Ungkapkan dengan Komik", meskipun dalam ...[more]
19/06/2008 10:06 Bila kita bicara menghemat energi, kita bicara gaya hidup. Menghemat energi bukan hanya dengan tidak mengaktifkan AC pada siang hari atau mematikan lampu yang tidak digunakan. Menghemat energi berarti menggunakan energi secara efektif sepanjang hari.
12/05/2008 13:44 PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) menurunkan tarif dasar layanannya. Kebijakan baru ini sebagai tindak lanjut atas penurunan tarif interkoneksi oleh pemerintah belum lama berselang. Tarif dasar XL yang baru turun dari 2% hingga 74%. Penurunan berlaku ...[more]
30/04/2008 15:46 Sony VAIO kembali luncurkan rangkaian koleksi terbaru seri VAIO CR dan seri VAIO TZ untuk konsumen yang mobile. Dengan tetap mengusung konsep "gaya", Sony menambah jajaran warna barunya dalam rangkaian seri VAIO CR dan VAIO TZ ...[more]
Today's Cinema 21
» IRON MAN 2
» IP MAN 2
» HACHIKO
» SHUTTER ISLAND
» ALANGKAH LUCUNYA NEGERI INI
» AKIBAT PERGAULAN BEBAS
» TARING